2 Thn Advaya, Jagoan Kami
Tepat hari ini, jagoan kami berumur 2 th. Tidak ada acara istimewa terkait dengan moment spesial ini. Hanya berdoa dan berharap, Advaya tumbuh sehat, peduli pada orang lain, jadi anak yang cerdas (sesuai dengan namanya, Fathin) dan sholeh. Mohon doanya yach semoga kami dapat membimbing dan mengantarkan Advaya, sesuai dengan harapan tersebut.....
Selamat ulang tahun Nak ! Ayah dan Bunda bangga sama Advaya !
3:44 AM | Labels: Anak | 6 Comments
Plesiran Tempo Doeloe - Sahabat Museum : Wisata Kota Tua Jakarta
Long weekend ini, saya, isteri dan advaya berkesempatan mengikuti acara yang diadakan oleh komunitas Sahabat Museum. Tepatnya hari Minggu, 25 Januari 2009 dengan start/finish di Museum Bank Mandiri. Meski tidak sampai selesai karena Advaya keburu tertidur di trolly sehingga membuat kami memutuskan untuk segera pulang sebelum selesai, ada beberapa foto yang berhasil kami bidik. Berikut beberapa hasilnya :
Dengan mengikuti acara ini, saya jadi tahu sedikit banyak tentang sejarah Jakarta Tempo Doeloe. Ketika saya melintas di daerah kota Tua Jakarta Kota, sensasinya menjadi lain karena kita tahu latar belakang / cerita di baliknya.
11:05 PM | Labels: Jalan-Jalan | 2 Comments
Pizap.Com : Layanan manipulasi foto online
Iseng-iseng, coba layanan pizap.com untuk manipulasi foto. Sebagai media coba-coba, pakai foto Advaya yang baru saja diambil minggu lalu. Sangat mudah caranya. Tinggal upload foto yang akan dimanipulasi dan setelah itu tinggal drag and drop tool yang telah tersedia lengkap.
Berikut hasilnya :
Daripada penasaran, coba saja langsung ke pizap.com
3:35 PM | Labels: software | 2 Comments
Elpiji (Masih) Langka
Malam itu, si mbak yang biasa memasak di rumah melaporkan bahwa elpiji sudah habis.Tumben, begitu pikir saya. Biasanya, elpiji yang saya beli bisa tahan sampai sebulan (untuk kemasan 12 kg).Ini baru 2 minggu kok sudah habis. Sebelumnya memang tempat belinya hanya di toko kecil dekat rumah. Biasanya saya belinya di Indomaret. Asumsinya, jika beli di toko yang sudah bereputasi, takaran yang diberikan mestinya sudah sesuai. Nah, untuk yang terakhir ini saya memang tidak membeli di toko langganan saya tersebut. Kebetulan karena stoknya sudah habis.
Sehabis maghrib, saya berburu elpiji bersama Advaya dengan mobil karena hujan turun dengan derasnya.Tujuan pertama ke Indomaret tentunya. Eh...habis. Pindah ke toko lainnya, masih tidak dapat juga.Sampai toko ke-4 sudah habis kesabaran saya. Untunglah di toko ke-5, dapat juga elpiji yang saya cari-cari.Begitu tanya harganya,cuma bisa senyum kecut saja... 90 ribu per tabung untuk kemasan 12 kg! Padahal saya belinya cuma 72 ribu dalam kondisi normal. Berarti naik 25% dari harga normal. Karena tidak ada pilihan lain, terpaksa saya beli juga elpiji ini, meski dengan perasaan dongkol.
Link terkait :
- http://akhatam-forum.blogspot.com/2008/12/antrean-pembeli-gas-elpiji-masih.html
- Infrastruktur Elpiji Tak Sinkron dengan Kebijakan Konversi
Foto diambil dari sini
3:12 PM | Labels: Opini, sosial politik | 0 Comments