Belanja cermat di Indomaret

Dua hari kemarin, dengan sepeda onthel kesayangan, saya membeli aqua galon di Indomaret. Sebenarnya, saya lebih senang membeli aqua di Alfamart karena harganya lebih murah 400 rupiah dibanding di Indomaret ;-). Namun ketika saya tengok dari luar, aqua di Alfamart sedang kosong. Terpaksa sepeda saya arahkan ke Indomaret yang kebetulan jaraknya cuma 100 meter dari Alfamart (gila ya persaingan waralaba kecil semacam ini. Jarak hanya 100 meter saja berani head on).

Seperti biasa, selain membeli Aqua, saya juga menyempatkan diri membeli makanan camilan kecil untuk teman nonton Piala Dunia di TV. Hehehehe.... Tanpa sadar, sudah cukup banyak belanjaan saya plus aqua galon yang saya tukar dengan yang sudah isi air. Langsung saja saya menuju ke kasir, untuk bayar semua belanjaan saya. Entah kenapa, layar komputer di tempat kasir saya pelototin dari atas sampai bawah. Ketika melihat di pojok kiri layar spontan saya lihat, ada penambahan harga untuk tas plastik/kresek. Wadow ! hebat benar nih Indomaret, masak tas kresek saja dicharge ke pembeli sih?. Langsung saya tanya si mbak Kasir :

Cahyo : Mbak, masak tas kresek kita suruh bayar sih ?
Kasir : Iya mas, apa sih yang nggak bayar di Indomaret.
Lha kita saja kalau
barang hilang harus bayar juga...

Sejenak saya tertegun. Oooo...begitu caranya ya Indomaret berbisnis. Kenapa tas kresek tidak diberikan sebagai value added service kepada pelanggan ? Ajaibnya lagi, di struk belanja, penambahan harga tas kresek ini tidak dimasukkan dalam rincian sehingga bagi pelanggan yang tidak cermat, pasti tidak tahu kalau beli barang di Indomaret, harus bayar ekstra untuk tas kresek.

Paginya saya langsung email customer service Indomaret. Tapi seperti biasa CS di Indonesia (hehehehe...sori menggeneralisir), sampai sekarang tidak ada jawaban atas pertanyaan saya tersebut. Baru tadi tercetus pikiran di saya :

Bagaimana kalau kita bawa tas kresek sendiri dari rumah? Apakah Indomaret tetap juga men-charge pembayaran untuk tas kresek (tas plastik) tersebut?? (cahyo)

4 comments:

R2K said...

: )

Anonymous said...

kata siapa di indomaret untuk kresek nya aja bayar?!? saya tdk prnah mengalami hal sperti itu..kalaupun seperti itu, bukan anda saja dong yg komplen..bisa2 indomaret dah di demo kaleee...kalo orang yang cermat pasti tau apakah kreseknya itu bayar atau tdk..tgl lihat di struk trus bayar sesuai dgn struk..gitu aja kok repot sehh...lagian hari geneh bayar kresek..ya ampyuuun...emangnya indomaret perusahaan kecil apa..sampe kresek aja ditanggung pembeli..pembeli itu raja..dan indomaret pasti sudah sangat mengerti hal tersebut..kalo mau bersaing yang sehat dunks...

Anonymous said...

iya deh , kayanya yang bayar kantong kresek tuh di makro bukan di indomaret atau alfamart

Awan said...

Maaf mas, itu bukan bayar plastik.
jadi pas penginputan terakhir anda mungkin lihat kasir menginput di kolom plastik 100, nah disini mungkin anda kira membayar plastik seharga Rp 100,-
tapi sebenarnya angka 100 itu adalah kode pemakaian plastik. Jadi misalnya anda belanja lalu si kasir memasukkan barang belanjaan anda ke 1 kantong plastik besar berarti penginputan di komputernya 100 yang berarti anda memakai 1 plastik besar, 0 plastik sedang, dan 0 plastik kecil.
Tapi bila kasir memasukan belanjaanya ke 1 plastik sedang, maka penginputannya 010 yang artinya anda memakai 0 plastik besar, 1 plastik sedang, dan 0 plastik kecil.
gitu loh mas...
visit http://indomaretkita.blogspot.com ya...

Disclaimer : Semua tulisan di blog ini adalah pendapat pribadi dan tidak mengatasnamakan siapa pun dan institusi mana pun

Designed by Posicionamiento Web