Akhirnya...

Ya akhirnya...dapat kabar gembira itu. Istri saya sudah hamil !! Menginjak minggu ke-8 lagi. Artinya, sudah 2 bulan ini, isteri saya mengandung anak pertama kami. Ternyata, begini senangnya begitu dapat kabar berita itu.




Seperti kebanyakan wanita pada umumnya, isteri saya tiap hari selalu mual dan merasa mau muntah terus. Menurut bayi.us, hal ini wajar karena hampir semua ibu akan merasakan Morning sickness dengan merasakan mual-mual pada saat pagi hari atau pada saat mencium bau yang agak menyengat. Sebenarnya, saya sangat kasihan sekali melihatnya. Sempat merasa panik juga ketika melihat kondisi isteri saya begitu terus. Bahkan akhir-akhir ini, katanya bawaaanya pengen tidur melulu. Kalau sudah begini, saya sering merasa tidak tega melihatnya. Untuk mengurangi kondisi mualnya, saya bertanya pada ibu saya,apa resepnya. Kata ibu saya,coba ngemil kwaci [sejenis makanan ringan, kecil seperti permen dari biji semangka/melon]. Demi isteri tercinta, saya cari nih kwaci di warung-warung. Saya pikir, gampang aja cari kwaci, makanan yang sering saya makan waktu kecil dulu. Eh..ternyata susah nyari camilan kwaci di Jakarta sodara-sodara... :-(

Dalam benak saya, kwaci yang dimaksud ibu saya dengan merek/cap Gajah yang dikemas dalam box/kotak berwarna merah,biru dan putih. Tentu, ada gambar/logo Gajah. Kwaci ini jama saya kecil dulu sangat terkenal. Tapi entah kenapa saya mencarinya sangat susah sekali. Kakak perempuan saya, yang kebetulan juga sedang hamil 2 bulan, juga kesulitan nyari kwaci dengan merek gajah ini. Mungkin pabriknya sudah tutup kali ya.... ;-)

Setelah putar sana putar sini, ketemu sebuah warung deket rumah. Namun yang tersedia hanya kwaci dalam kemasan plastik, bukan seperti yang ada dalam benak saya. Daripada tidak dapat, saya belikan saja kwaci jenis ini ke isteri saya. Katanya sih agak mendingan dan tidak terlalu merasa mual lagi.

Kata isteri saya, dia dapat resep dari temennya, untuk ngemil cracker yang tidak terbuat dari keju dan banyak gulanya. Segera saya carikan cracker yang diiinginkan oleh isteri saya tersebut ke indomaret yang ada di dekat rumah saya. Setelah saya dapatkan, ternyata salah. "Bukan...bukan itu," kata isteri saya. Demi isteri tercinta, saya pun balik lagi ke toko semula, mencari cracker yang dimaksud oleh isteri saya. Aha...mungkin ini yang dimaksud, sambil membawa cracker yang dimaksud oleh isteri saya. Namun, untuk meminimalkan kesalahan, saya ambil 2 cracker dari 2 perusahaan yang berbeda. Alhamdulillah...betul carkernya setelah kedua kalinya saya salah. Hihihi.... ;-)


Selain mencoba memenuhi semua permintaan isteri untuk mengurangi rasa mualnya, saya coba terapi air putih, seperti yang pernah saya postingkan di blog ini beberapa bulan yang lalu, tentang khasiat air putih. Sebelum saya bersembahyang fardhu mauapun sunnah dan membaca Al-Quran, saya sediakan air putih satu gelas di samping saya sholat atau tempat ketika membaca Al-Quran. Setelah selesai segera saya minta isteri untuk meminumnya. Alhamdulillah...ada efeknya juga...


Ternyata repot juga ya memenuhi permintaan isteri kalau sedang hamil. Tapi meski repot, saya sangat senang dan ikhlas banget menjalaninya. Saya pikir kerepotan yang saya alami ini tidak sebanding dengan rasa mual dan muntah yang dialami oleh isteri saya. Pasti lebih merepotkan apa yang dialami oleh isteri saya !! Jadi, buat saya sih tidak ada apa-apanya yang saya kerjakan tersebut. Taile... hehehe biar ga dimarahi isteri kalo pas dia baca blog saya ini.... eh...ga ding...tetap kok saya senang dengan kerepotan ini. Toh, kelak kalau lahir, kan anak saya juga...hehehehe.. ;-)

Namun, ada satu permintaan isteri tadi malam yang belum sempat saya carikan. Ingin permen jahe yang dibungkus semacam kertas kalkir yang sering dipakai oleh mahasiswa arsitek kalau gambar itu. Nah, saya sedang berpikir, nyari dimana ya ??????

0 comments:

Disclaimer : Semua tulisan di blog ini adalah pendapat pribadi dan tidak mengatasnamakan siapa pun dan institusi mana pun

Designed by Posicionamiento Web